Apakah anak anda memiliki empati? Cek ciri-cirinya disini

Mom and dad, masih membahas empati di bulan Juni ini. Kali ini mom and dad akan mendapatkan informasi tentang bagaimana cara mengetahui apakah empati anak sudah terasah dengan baik. Perlu diketahui bahwa ini hanya indikator sederhana saja, bukan alat test psikologi untuk mengecek empati anak dari sisi keilmuannya.




Pada dasarnya ada 4 indikator yang dapat mom and dad gunakan untuk melihat sekilas kemampuan empati anak. Adapun keempat indikator tersebut adalah :


  1. Anak memahami bahwa setiap orang punya perasaan, pikiran, dan sudut pandangnya sendiri yang bisa saja berbeda dengan dirinya

Indikator pertama ini sangatlah sederhana. Contoh sederhananya misalnya anak suka makan coklat, maka ia pun menyadari bahwa ada orang lain yang tidak suka dengan coklat. Dan tidak suka dengan coklat bukanlah hal yang salah atau aneh. Tidak ada yang benar dan salah dalam perihal coklat ini.


2. Anak mampu mengenali apa yang ia rasakan dan orang lain rasakan

Indikator kedua ini merujuk pada pengenalan anak pada jenis-jenis perasaan yang ada seperti senang, sedih, takut, malu, dan perasaan-perasaan lainnya. Jika anak sudah mengenal perasaan-perasaan tersebut berarti anak akan mampu untuk mengidentifikasi perasaan yang sedang ia rasakan dan sedikit mampu untuk melihat dan menebak apa yang sedang orang lain rasakan. Jika anak belum mengenal perasaan-perasaan tersebut bagaimana ia bisa mengetahui apa yang sedang ia rasakan. Ia hanya akan merasa ada sesuatu yang terjadi di pikiran dan perasaannya tetapi tidak mengetahui apa perasaan itu.


3. Anak mampu membayangkan dirinya menjadi orang lain sehingga mengetahui apa yang orang itu rasakan

Indikator ketiga ini sudah merujuk ke simpati dan empati (baca juga perbedaan simpati dan empati) dimana anak sudah bisa merasakan apa yang orang lain rasakan tanpa ia sendiri harus mengalami apa yang orang lain alami.


4. Anak mampu memikirkan apa yang harus dilakukan agar membuat orang lain merasa lebih baik

Indikator terakhir ini melengkapi serta menyempurnakan indikator sebelumnya. Jika anak sudah dapat membayangkan apa yang orang lain rasakan, maka kemampuan selanjutnya adalah anak mampu memutuskan untuk melakukan apa agar membuat orang lain merasa lebih baik. Dibutuhkan kedewasaan mental untuk dapat merasakan apa yang orang lain rasakan dan menentukan apa yang harus ia lakukan untuk merespon orang tersebut.


Mom and dad, indikator di atas dapat digunakan untuk mengecek sekaligus menentukan di area mana anak perlu diasah. Karena empati itu bukanlah sebuah pelajaran hafalan melainkan sebuah pelajaran hidup yang harus terus diasah seumur hidup. Dan kabar gembiranya dapat dilakukan sejak anak masih kecil. Kemampuan empati ini sangatlah penting karena merupakan salah satu pondasi kemampuan sosial yang sangat berguna untuk anak dalam hidupnya nanti. (baca juga pentingnya mengasah empati anak)


So, bagaimana dengan anak anda? Area mana yang masih harus diasah? Dan kapan anda mau memulai megasahnya?


Recent Posts

See All