Apa itu bahagia? Apa ini bahagia?

BAHAGIA. Sebuah kata yang memiliki banyak intepretasi bagi banyak orang. Ada yang mengaitkan bahagia dengan uang, ada yang mengaitkan dengan makan, bahkan ada pula yang mengaitkan bahagia hanya dengan bernafas. Namun sebenarnya apa itu bahagia? Mengapa bahagia berbeda-beda di mata orang. Mari kita kupas sedikit mengenai bahagia.


Menurut KBBI, bahagia memiliki arti keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan). Dari arti kata tersebut dapat kita simpulkan bahwa bahagia adalah gabungan perasaan senang dan tenteram. Perasaan senang sendiri adalah perasaan yang dirasakan saat kita mendapatkan sesuatu yang kita inginkan. Sedangkan tenteram adalah sebuah perasaan aman, damai, dan tenang. Perasaan senang dan tenteram sangat berkaitan dan melengkapi satu sama lain.


Setelah kita mengetahui arti dari bahagia, sekarang kita bisa merumuskan hal-hal yang menjadi penentu dari kebahagiaan kita. Secara garis besar ada 3 komponen besar penentu kebahagiaan yang bisa disingkat menjadi 3P, yaitu :

  1. Pengharapan

  2. Pencapaian

  3. Penerimaan

Mari kita bersama-sama menyelami 3P lebih dalam sedikit agar lebih paham masing-masing komponen tersebut.





Pengharapan

Dalam mencapai kebahagiaan kita perlu satu target yang ingin dicapai. Jika kita tidak memiliki target yang ingin dicapai, hidup kita akan terasa hambar dan datar. Pengharapan akan selalu bergandengan dengan pencapaian. GAP antara pengharapan dan pencapaian inilah yang sering dibicarakan orang sebagai salah satu penyebab seseorang tidak bahagia


Pencapaian

Jika kita bicara tentang pencapaian maka tidak terlepas dari kerja keras yang kita lakukan. Meskipun Smart Parents harus tahu bahwa kerja keras tidak selalu berbanding lurus dengan pencapaian. Perlu kerja cermat untuk bisa mengamankan hasil sesuai dengan yang diinginkan


Penerimaan

Dari ketiga P yang menjadi unsur kebahagiaan, Penerimaan memegang peranan paling penting. Seperti yang bisa dilihat di tabel di atas bahwa tingkat penerimaan kita (kebijaksanaan kita) akan sangat mempengaruhi tingkat kebahagiaan kita. Bahkan dapat kita lihat meskipun pencapaian tidak sesuai dengan pengharapan, kita bisa tetap menjaga kondisi mental kita agar tetap baik atau setidaknya tidak terpuruk.


Nah, setelah kita mengetahui lebih dalam tentang kebahagiaan, kita bisa mulai menyusun kebahagiaan kita sendiri. Susun 3P dengan baik dan bijak maka kebahagiaan akan senantiasa menjadi teman kita. Dengan begitu kita juga bisa mulai membantu anak kita untuk memberikan pandangan benar tentang bahagia dan bagaimana untuk menyusun kebahagiaan mereka. Selamat berbahagia...

25 views0 comments

Recent Posts

See All