4 Langkah mengajarkan empati kepada anak

Mom and dad, setelah kita mengetahui apa itu empati, perbedaan empati dan simpati, serta mengapa penting mengajarkan empati kepada anak, kini kita akan bersama-sama belajar bagaimana mengajarkan empati kepada anak. Ada 4 langkah yang dapat dilakukan mom and dad secara rutin untuk mengasah empati anak. Keempat langkah tersebut dapat disingkat menjadi BALI. Nah, kalau ingat Bali jadi ingat hal yang menyenangkan kan, begitu juga langkah-langkah yang akan dibagikan juga menyenangkan untuk dilakukan. Yuk, langsung saja kita simak apa saja hal tersebut.





  1. Bimbing anak untuk memahami emosi

Untuk bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain, anak harus mengerti terlebih dahulu jenis-jenis emosi / perasaan. Dengan mengenali emosi, minimal anak jadi tahu bagaimana menyebut sebuah perasaan. Setelah mengenali perasaan, barulah anak diajak untuk memahami perasaan tersebut. Apa yang perlu dipahami? Cukup memahami 3 hal dari sebuah perasaan yaitu mengapa perasaan itu bisa muncul? Apa yang dirasakan saat perasaan itu muncul? Apa yang mau kamu lakukan saat perasaan itu muncul?


2. Ajak anak berdiskusi

Setelah anak paham dengan jenis-jenis emosi, mom and dad mengajak anak bermain untuk semakin memperdalam pemahaman anak mengenai emosi. Permainan yang dapat dilakukan adalah permainan pura-pura. Misalnya dengan boneka beruang kesayangan anak kita bisa membuat situasi si beruang bersedih karena kehilangan mainannya. Kita bisa bertanya kepada anak apa perasaan si beruang, apa yang mau anak lakukan untuk membantu si beruang. Dengan permainan sederhana seperti ini dapat mengasah empati anak dengan cara yang menyenangkan.


3. Libatkan anak dalam kegiatan sosial

Kalau sudah terbiasa dengan permainan pura-pura dan anak sudah dapat memberikan respon yang tepat. Kini tibalah untuk mengajak anak ke dalam situasi yang nyata dengan cara mengajak anak mengikuti kegiatan sosial misalnya membantu korban bencana, memberi bantuan ke panti asuhan. Dengan begitu anak akan semakin menyadari bahwa di luar sana kondisi orang berbeda-beda sehingga anak harus berinteraksi dengan cara yang berbeda-beda juga.


4. Ingat untuk memahami kondisi dan perasaan anak

Langkah terakhir ini khusus menjadi PR untuk mom and dad. Yaitu memprakekan empati kepada anak. Mom and dad perlu belajar untuk memahami kondisi dan perasaan anak dan meresponnya dengan baik. Dengan begitu anak akan belajar konsep empati secara nyata, langsung dari orang tuanya. Coba bayangkan bagaimana anak mau belajar empati kalau orang tuanya saja tidak memperdulikan apa yang dirasakan anak.


Nah, mom and dad keempat langkah ini dapat dilakukan untuk dapat mengasah empati anak. Memang bukan hal yang udah atau biasa untuk dilakukan, tetapi percayalah, setiap usaha yang mom and dad lakukan tidak akan sia-sia. Setiap nilai yang kita tanamkan kepada anak akan sangat berpengaruh terhadap hidup mereka di masa depan. Anggap ini investasi masa depan untuk anak.


(baca juga kelas untuk mengasah kemampuan sosial anak)

7 views0 comments