4 Langkah meminta maaf dengan benar

Updated: May 23

Mom and dad, minggu lalu kita telah membahas perbedaan antara sorry, apologize, dan forgive me. Nah, kali ini akan dibagikan bagaiana caranya untuk bisa mengajarkan anak untuk meminta maaf yang benar. Ada 4 langkah yang bisa diajarkan kepada anak agar permintaan maaf mereka tidak hanya sekedar kata-kata saja tetapi benar-benar tulus karena mereka menyadari kesalahan mereka, mau memperbaiki kesalahan mereka, dan mau berubah agar kesalahan yang sama tidak terjadi lagi di kemudian hari. Dengan mengajarkan 4 langkah ini, maka mom and dad juga sekaligus mengasah kemampuan introspeksi, refleksi, dan empati anak. Apa saja keempat langkah tersebut, langsung saja kita bahas yuk.





Langkah 1 : Minta maaf atas kesalahan yang dilakukan secara detil

Yang pertama dapat diajarkan kepada anak adalah mengakui kesalahannya secara detil. Mengapa harus secara detil? Ini akan mengasah kemampuan mereka untuk introspeksi dan refleksi atas apa yang mereka lakukan. Dengan begitu mereka akan paham betul kesalahan apa yang sebenarnya mereka lakukan. Contoh daripada mengatakan "aku minta maaf karena bicara kasar tadi", lebih baik mengatakan "aku minta maaf karena tadi bilang kamu jelek mukanya". Dari contoh tersebut dapat kita lihat bahwa contoh kedua, anak menyadari tidak hanya ia telah berkata kasar tetapi ia juga sadar kata kasar apa yang ia ucapkan dan ia rasa salah.


Langkah 2 : Menceritakan mengapa ia melakukan kesalahan itu dan mengapa itu salah

Setelah anak mengetahui apa kesalahan yang ia lakukan, maka langkah selanjutnya adalah mengajarkan anak untuk menjelaskan akar dari kesalahan yang ia perbuat. Mengapa ia lakukan kesalahan itu. Atas dasar apa ia melakukan hal itu. Ini sangat penting untuk anak belajar tentang jalur emosi yang ada di dalam dirinya. Anak juga belajar untuk mengamati jalur berpikirnya apa yang terjadi sampai pada akhirnya ia melakukan kesalahannya. Pada tahap ini anak juga mengasah empati dengan menyadari mengapa yang ia lakukan itu salah. Contoh : "aku bicara seperti itu karena aku marah kamu menghina teman baikku. Dan sebetulnya aku bisa ngomong baik-baik sama kamu tanpa berkata kasar. Aku salah karena udah buat kamu sakit hati karena kata-kata aku"


Langkah 3 : Melakukan perbaikan diri untuk kedepannya

Jika anak sudah mengakui kesalahannya dan sadar mengapa itu salah, maka hal selanjutnya yang mom and dad ajarkan kepada anak adalah evaluasi dan memperbaiki diri. Dengan menyadari kesadaran yang ia lakukan, mom and dad dapat mengarahkan hal yang sebaiknya dilakukan anak jika menghadapi kejadian itu lagi. Contoh : "kedepannya aku akan bicara baik-baik jika ada hal yang mengganggu pikiranku. Membela teman tidak harus dengan kata-kata kasar"


Langkah 4 : Memohon untuk dimaafkan atau diampuni

Jika ketiga langkah itu sudah diajarkan kepada anak, maka langkah terakhir yang dapat diajarkan kepada anak adalah memohon untuk dimaafkan. Disini mom and dad dapat mengajarkan kepada anak tentang empati. Meski kita sudah mengakui kesalahan yang kita lakukan dan mau memperbaikinya, bisa saja kita tidak dimaafkan. Ini merupakan salah satu konsekuensi yang harus siap kita terima. Namun jangan lupa juga kita ajarkan kepada anak, meskipun tidak dimaafkan, anak tetap harus memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahannya lagi serta berlapang dada.


Nah, itu tadi 4 langkah yang bisa mom and dad ajarkan kepada anak untuk cara meminta maaf yang benar. Pertanyaan selanjutnya muncul, bagaimana kita mengajarkan 4 langkah tersebut. Mom and dad dapat mengajarkan langkah-langkah tersebut dengan membimbing anak dengan pertanyaan sebagai berikut :

  • Kamu tahu kesalahan kamu apa?

  • Kenapa itu salah menurut kamu?

  • Lalu kedepannya kalau hal yang sama terjadi lagi, apa yang akan kamu lakukan?


Langkah sudah diterima, cara juga sudah dibagikan, tinggal praktek deh mom and dad. Selamat mencoba ya mom and dad...