Contact Us : +6285285092979 | info@ideplus.co.id

Tenaga Penjual Terbaik Sepanjang Masa

Halo sahabat IDE Plus sekalian, kali ini kita akan berbagi mengenai bagaimana menjadi tenaga penjual yang hebat dan dashyat. Salesman,  siapa yang tidak pernah mendengar kata tersebut? Sebuah titel atau sebutan yang digunakan untuk seseorang yang pekerjaannya menjual suatu produk (barang atau jasa). Banyak orang yang memiliki pekerjaan sebagai tenaga penjual, ini dikarenakan tidak perlu adanya rekam  jejak pendidikan yang spesifik untuk jenis pekerjaan ini. Cukup dengan bermodalkan komunikasi dan produk, maka orang tersebut sudah bisa menjadi tenaga penjual.

 

Tenaga penjual biasanya erat dengan kata omzet. Menurut KBBI, omzet memiliki arti jumlah uang hasil penjualan barang (dagangan) tertentu selama suatu masa jual. Tidak heran tenaga penjual sangat akrab dengan omzet karena penghasilan mereka sangat bergantung sekali dengan omzet. Semakin tinggi omzet biasanya semakin besar pula penghasilan yang mereka dapatkan. Karena hal inilah, sering kali kehebatan tenaga penjual dilihat dari berapa banyak omzet yang bisa ia berikan kepada perusahaan tempat mereka bekerja.

 

Sayangnya, persepsi mengenai tenaga penjual yang hebat ini, banyak di salah-artikan oleh perusahaan dan bahkan oleh tenaga penjual itu sendiri. Karena terlalu fokus dengan omzet, maka tenaga penjual banyak yang menelantarkan faktor lainnya. Mereka melupakan bahwa sebagai tenaga penjual yang hebat mereka harus memiliki fondasi yang fundamental selain mengejar omzet saja. Seperti yang dilansir oleh Harvard Business Review bahwa seorang tenaga penjual harus memiliki 2 fondasi yang esensial yakni :

 

  1. Ability to feel (kemampuan untuk merasakan perasaan customer)

Fondasi yang pertama ini sangatlah penting, karena banyak tenaga penjual diluar sana hanya fokus menjual produknya saja tanpa memikirkan perasaan atau situasi yang sedang dihadapi pelanggan. Seorang tenaga penjual yang baik harus dapat merasakan perasaan customernya terlebih disaat sedang bernegosiasi. Karena dengan merasakan perasaan customer maka ia dapat mengelola situasi dan kondisi yang terjadi sehingga ia dapat merubahnya menjadi penjualan.

 

  1. Need to conquer (kemampuan untuk menaklukan ego diri sendiri)

Fondasi kedua inilah yang sering dilupakan oleh tenaga penjual. Kemampuan untuk mengalahkan ego diri sendiri yang biasanya berusaha mencari omzet dengan menghalalkan segala cara bahkan memaksakan customer untuk membeli produk kita. Dengan memiliki kemampuan ini, tenaga penjual akan melihat customer bukan sebagai pohon uang / mesin menarik uang tetapi melihat  customer sebagai seorang pribadi yang memerlukan produk kita untuk membantu mereka. Dengan cara berpikir seperti ini maka dipastikan kita akan lebih tulus dan tidak mudah kecewa jika ditolak customer. Di saat customer menolak kita itu menandakan bahwa mereka belum siap untuk menerima “bantuan” kita, sehingga tidak perlu untuk kita merasa kecewa.

 

Dari dua fondasi di atas dapat kita lihat tidak ada yang membahas omzet secara spesifik. Namun jika kita melihat lebih dalam lagi, maka kita akan menyadari bahwa jika kita menjalankan kedua fondasi ini dengan baik maka omzet akan menjadi hadiahnya. Salah satu mindset tenaga penjual yang hebat adalah saat ia menemui seorang customer dan ternyata tidak jadi  membeli produknya maka tenaga penjual itu tidak merasa kecewa. Di saat penjualan tidak ia dapatkan, maka ia dengan sangat fleksibel akan mencari hal lain dari customernya tersebut entah informasi tambahan, trend yang terjadi di lapangan, sampai informasi mengenai pesaing yang dapat kita dapatkan.  Dengan begitu, tenaga penjual tersebut tidak merasa gagal karena ia tidak mendapatkan omzet,  tetapi ia justru merasa berhasil karena ia mendapatkan hal lain selain omset. Tenaga penjual dengan mindset seperti ini akan menjadi tenaga penjual yang hebat dan positif. Ia akan terus melangkah ke depan dengan rasa percaya diri yang tinggi karena keberhasilannya bukan hanya di tangan sebuah omzet semata.

 

Dari bacaan singkat di atas kita bersama-sama balajar bahwa omzet bukanlah jantung dari seorang tenaga penjual. Kehilangan omzet tidak berarti “akhir dari dunia” untuk para tenaga penjual. Berusahalah untuk mengerti customer kita maka omzet akan berlari mengejar kita. Sebuah kata penutup dari salah satu salesman terhebat di dunia yaitu Joe Girard “Love your customer”. Joe Girard tidak mengutarakan “love your sales” karena ia telah menyadari bahwa ketika kita melayani customer dengan tulus maka penjualan akan datang dengan mulus.

December 10, 2019

0 responses on "Tenaga Penjual Terbaik Sepanjang Masa"

Leave a Message

Your email address will not be published. Required fields are marked *

top
Web Design © JLawren. All rights reserved.
X